Kendari, Sultra – Gunung Mendoke, yang berada di perbatasan Kabupaten Bombana dan Kolaka Timur diduga menjadi salah satu sumber emas di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini diungkapkan oleh Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sultra, yang menekankan perlunya penelitian dan eksplorasi lebih lanjut untuk memastikan kandungan emas di kawasan tersebut.

Ahmad Faisal ST, Juru Bicara Perhapi Sultra, mengatakan bahwa selain Bombana, potensi emas juga ditemukan di beberapa daerah lain, seperti Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, dan Buton.

Namun, lokasi-lokasi tersebut masih memerlukan survei mendalam karena banyak tambang yang belum memiliki izin resmi.

“Emas ini sangat sensitif, kadang tidak diekspos agar menghindari kegiatan tambang ilegal. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar kandungan di Gunung Mendoke dan sekitarnya,” ujar Ahmad Faisal.

Perhapi juga menegaskan pentingnya pengaturan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam kegiatan pertambangan.

Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi dari potensi sumber daya alam tanpa tergantung sepenuhnya pada investor besar dari luar.

“WPR ini menyentuh langsung ke masyarakat. Pendapatan mereka yang kecil bisa terbantu, dan keterlibatan masyarakat lebih efisien,” jelasnya.

Meskipun nikel masih menjadi komoditas utama di Sultra, Perhapi melihat potensi emas di wilayah-wilayah terpencil ini dapat menjadi peluang tambahan bagi ekonomi lokal jika dikelola secara transparan dan berkelanjutan. (red)

62 / 100 Skor SEO