Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menegaskan pentingnya peran pers sebagai penyeimbang dalam sistem demokrasi dan pemerintahan.
Menurutnya, pers tidak berada di belakang maupun di depan kekuasaan, melainkan sejajar sebagai mitra kritis.
Pernyataan tersebut disampaikan Andi Sumangerukka melalui akun Facebook pribadinya, @Andisumangerukka, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN).
“Sebagai pemimpin, saya paham tidak semua keputusan harus dipuji, tapi semuanya harus siap diuji. Di situlah pers berdiri—bukan di belakang, bukan di depan, melainkan sejajar sebagai penyeimbang,” tulis Andi Sumangerukka.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memilih berjalan bersama pers yang merdeka dan independen.
Menurutnya, kebebasan pers menjadi fondasi penting dalam membangun kepemimpinan yang kuat, terbuka, dan akuntabel.
“Kepemimpinan yang kuat bukan yang paling sering didengar, tapi yang berani mendengar,” lanjutnya.
Gubernur Sultra juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi publik secara berimbang, serta menjaga iklim demokrasi tetap sehat di daerah.

Menutup pernyataannya, Andi Sumangerukka menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia.
“Selamat Hari Pers Nasional,” pungkasnya. (red)


Tinggalkan Balasan