Kendari – Gabungan Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (GATAKI) Sulawesi Tenggara (Sultra) hadir sebagai wadah tenaga ahli konstruksi yang fokus pada pengembangan kompetensi di bidang manajemen konstruksi.

Organisasi ini berperan dalam meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) konstruksi agar tenaga kerja yang terlibat dalam proyek pembangunan memiliki keahlian sesuai bidangnya.

Ketua GATAKI Sultra Ir. Syamsuddin, S.T., M.T., IPM mengatakan keberadaan organisasi sangat penting dalam mendukung kualitas pekerjaan konstruksi, terutama dalam aspek pengelolaan proyek, pengendalian mutu, hingga manajemen risiko pembangunan.

Menurutnya, GATAKI Sultra saat ini berperan sebagai wadah pembinaan tenaga ahli konstruksi sekaligus memfasilitasi proses sertifikasi kompetensi tenaga kerja melalui kantor pusat GATAKI di Jakarta.

“Peran GATAKI sangat penting agar tenaga yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi benar-benar sesuai kompetensi dan profesional di bidangnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus pada manajemen konstruksi menjadi langkah strategis karena sektor pembangunan memiliki risiko tinggi dan membutuhkan tenaga ahli yang memiliki standar kompetensi yang jelas.

Selain itu, proses sertifikasi dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan serta kemampuan tenaga kerja. Seluruh tahapan asesmen dipandu langsung oleh tim dari pusat.

GATAKI Sultra juga mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi di daerah guna mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan, baik di sektor pemerintah maupun swasta.

Dengan penguatan kompetensi manajemen konstruksi, organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan di Sulawesi Tenggara. (red)

60 / 100 Skor SEO