Kendari – Suasana tenang di sebuah rumah warga di Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, mendadak berubah mencekam.
Pemilik rumah, Yones, sempat mengira ada orang masuk ke rumahnya setelah mendengar suara pijakan kaki. Namun dugaannya meleset.
Seekor ular piton berukuran sekitar 7 meter ternyata bersembunyi di atas plafon rumah.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/2/2026) malam sekitar pukul 23.45 Wita di Jalan Bunga Kolosua, Lorong Blok M.
Awalnya, Yones mendengar suara mencurigakan dari bagian depan rumah. Merasa curiga, ia sempat mengintip dari jendela, namun tidak menemukan siapa pun.
“Suara seperti orang berjalan, tapi waktu dilihat tidak ada siapa-siapa. Suaranya masih terus terdengar,” kata Yones kepada petugas.
Merasa ada yang tidak beres, Yones kemudian menelusuri sumber suara. Ia terkejut saat mengetahui seekor ular piton berukuran besar berada di sekitar rumahnya.
Sempat panik, Yones berlari ke belakang rumah untuk mengambil parang. Namun saat kembali, ular tersebut sudah menghilang dan diketahui telah naik ke atas plafon rumah.

Tak mampu menangani situasi itu seorang diri, Yones akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari.
Petugas Damkar Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 00.04 Wita di tengah kondisi gerimis.
Proses evakuasi pun langsung dilakukan. Namun, petugas menghadapi sejumlah kendala karena ukuran ular yang cukup besar serta posisinya yang berada di atas plafon rumah.
“Ular berada di atas plafon dan melilit rangka atap. Ruang gerak terbatas, jadi evakuasi harus dilakukan sangat hati-hati,” ujar salah satu petugas Damkar.
Dalam prosesnya, petugas terpaksa membongkar sebagian plafon rumah untuk memastikan posisi ular dan mencegah risiko jatuh secara tiba-tiba.
Dengan menggunakan peralatan khusus, tim rescue akhirnya berhasil mengevakuasi ular piton tersebut setelah hampir 50 menit.
Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan serius pada rumah warga.
Selanjutnya, ular tersebut dibawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Pihak Damkar Kota Kendari mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada malam hari.
Warga juga diminta segera melapor kepada petugas berwenang apabila menemukan hewan liar atau berbahaya di lingkungan tempat tinggal. (red)


Tinggalkan Balasan