Konawe Selatan – Warga Desa Mataupe, Kecamatan Andoolo Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diletakkan di dalam sebuah dus di teras rumah warga, Senin (9/2/2026) pagi.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 09.23 WITA.

Bayi ditemukan di dalam dus bekas oli Federal Ultratec yang diletakkan di atas meja teras rumah warga bernama Sutira.

Saksi penemu, Muriati (57), mengatakan awalnya ia datang ke rumah orang tuanya yang sedang sakit. Saat hendak keluar rumah, ia melihat sebuah dus mencurigakan di teras.

“Waktu saya buka dus itu, saya kaget karena kelihatan tangan bayi. Saya langsung teriak minta tolong,” kata Muriati kepada polisi.

Teriakan tersebut didengar warga sekitar, termasuk Abasoni (47).

Setelah memastikan di dalam dus terdapat bayi yang masih hidup, Abasoni kemudian membawa bayi itu ke Puskesmas Bima Maroa untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dokter umum Puskesmas Bima Maroa, dr Nabila Hanum, mengungkapkan bayi perempuan tersebut tiba di puskesmas sekitar pukul 09.26 WITA dalam kondisi memprihatinkan.

“Bayi datang dengan kondisi kedua tangan dan kaki kaku serta membiru. Tidak menangis, kadar oksigen dan denyut nadi rendah, ari-ari masih tersambung, dan berat badan hanya 1.310 gram,” jelas dr Nabila.

Berdasarkan pemeriksaan medis, bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan.

Karena kondisi yang kritis, tim medis memutuskan untuk merujuk bayi ke RSUD Kabupaten Konawe Selatan sekitar pukul 10.40 WITA guna mendapatkan penanganan lanjutan.

Kapolsek Andoolo bersama Kanit Intel, KaSPK, dan Bhabinkamtibmas telah mendatangi puskesmas untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan para saksi.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut.

Hingga kini, kondisi bayi masih dalam penanganan intensif tim medis, sementara aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait orang tua bayi agar segera melapor. (red)

60 / 100 Skor SEO