KENDARI – Sektor pendidikan menjadi pilar prioritas dalam masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) sepanjang tahun 2025. Melalui tangan dingin Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, Bumi Anoa kini tengah bertransformasi menjadi pusat keunggulan pendidikan di wilayah Indonesia Timur.
Strategi besar ini diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur sekolah bertaraf internasional, digitalisasi sarana infrastruktur, hingga penyaluran beasiswa masif bagi siswa miskin dan berprestasi.
Berikut adalah poin-poin transformasi pendidikan Sultra di bawah visi ASR:
Sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, Gubernur ASR merealisasikan Sekolah Unggul Garuda di Desa Lebo Jaya, Konawe Selatan. Berdiri di atas lahan 20 hektar, sekolah ini disiapkan menjadi “pabrik” SDM unggul. “Pemerintah provinsi memastikan fasilitas ini siap beroperasi pada Juli 2026 dengan dukungan 60 guru master,” lapor Prof Aris Badara.
Sepanjang 2025, Dikbud Sultra telah merampungkan penyaluran beasiswa dalam dua tahap:
Siswa Miskin: 3.500 siswa (SMA, SMK, SLB) menerima bantuan total miliaran rupiah.
Siswa Berprestasi: Apresiasi bagi 10 siswa berprestasi Internasional dan 160 siswa berprestasi Nasional.
Kualitas pendidikan Sultra kini didorong melalui penyediaan fasilitas canggih, di antaranya:
Pemasangan Smartboard Interactive di sekolah-sekolah unggulan Kendari dan Bau-Bau.
Pengadaan ratusan unit komputer untuk digitalisasi ujian dan pembelajaran.
Fasilitas praktik khusus seperti Simulator Kapal Jembatan untuk siswa SMKN 7 Kendari.
Pemerintah juga sukses mengelola Sekolah Rakyat (SRT) 70 Kendari dengan sistem sekolah berasrama (asrama). Saat ini, 96 peserta didik sedang digembleng oleh 16 tenaga pengajar berkompetensi tinggi sebagai model pendidikan karakter.
Visi ASR berlanjut pada rencana besar 2026 dengan memanfaatkan dana revitalisasi APBN untuk rehabilitasi 95 unit SMA, pembangunan 2 unit SMA baru, serta penambahan fasilitas di 25 SMK dan 10 SLB.

Plt. Kadis Dikbud Sultra, Prof Aris Badara, menegaskan seluruh capaian ini adalah instruksi langsung Gubernur ASR agar kualitas pendidikan di Sultra tidak lagi tertinggal dan mampu bersaing di tingkat nasional. (red)


Tinggalkan Balasan