KENDARI, – Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TP PKK, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara yang menampilkan beragam inovasi dan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal.

Partisipasi luas dari seluruh daerah ini menunjukkan tingginya kepedulian dan dukungan terhadap gerakan pangan sehat, bergizi, dan berkelanjutan yang sejalan dengan program PKK.

Salah satu agenda utama dalam Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026 adalah lomba masak kreasi kepala ikan tuna.

Lomba ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar mampu memanfaatkan seluruh bagian ikan secara optimal, termasuk kepala ikan tuna, menjadi sajian bernilai gizi tinggi dan memiliki nilai ekonomi, sekaligus mengurangi limbah pangan.

Selain itu, lomba masal kreasi bekal cilik turut menjadi daya tarik tersendiri. Kegiatan ini menekankan pentingnya penyediaan bekal sehat, bergizi, dan menarik bagi anak-anak sebagai upaya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Beragam menu bekal ditampilkan dengan tampilan kreatif tanpa mengabaikan keseimbangan gizi.

Tak kalah menarik, Gebyar Kuliner Kreatif Sehat 2026 juga dirangkaikan dengan Manual Brew Competition yang diikuti oleh para pegiat kopi dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Kompetisi ini menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap budaya kopi dan keterampilan meracik kopi secara manual.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Sulawesi Tenggara berharap mampu mendorong kemandirian pangan keluarga, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (red)

48 / 100 Skor SEO