KENDARI, PERDETIKNEWS.COM – Visi besar Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka , dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Melalui lobi strategi yang intensif di tingkat pusat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengamankan alokasi anggaran pembangunan fisik SMA Garuda terbesar di Indonesia, melampaui tiga provinsi penerima lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, S.Pd., M.Hum , mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari “niat tulus” dan ikhtiar Gubernur yang akrab disapa ASR tersebut untuk menghadirkan fasilitas pendidikan standar nasional di Bumi Anoa.

“Ini adalah bukti efektivitas kepemimpinan Bapak Gubernur Andi Sumangerukka. Beliau mengarahkan kami untuk tidak sekedar menunggu, tapi aktif menjemput bola ke pusat. Hasilnya, Sultra dipercaya mengelola anggaran fisik SMA Garuda paling besar dibandingkan provinsi lain,” ujar Prof Aris Badara dalam konferensi pers, Senin (5/1/2026).

Prof. Aris mengakui bahwa persaingan untuk mendapatkan unit SMA Garuda—sekolah dengan standar kedisiplinan dan akademik setara SMA Taruna Nusantara—sangatlah ketat.

Namun komitmen Gubernur ASR dalam menyiapkan lahan yang luas serta kesiapan infrastruktur pendukung menjadi nilai tawar yang tak terbantahkan di mata pemerintah pusat.

“Keberhasilan ini sangat emosional bagi kami. Bapak Gubernur selalu mewanti-wanti agar generasi muda Sultra mendapatkan tempat belajar terbaik. Taruhannya sangat besar, dan alhamdulillah niat baik dia menghasilkan hasil yang menggembirakan bagi seluruh masyarakat Sultra,” tambah Prof. Aris.

Selain pembangunan gedung baru SMA Garuda, kebijakan Gubernur ASR juga menyentuh transformasi sekolah-sekolah yang sudah ada. Skema “Transformasi Garuda” sedang dipersiapkan untuk sekolah di Kota Kendari dan wilayah kepulauan guna mengadopsi kurikulum dan standar mutu yang sama dalam tiga tahun ke depan.

Bersamaan dengan itu, Pemprov Sultra juga sedang menginisiasi pembangunan tiga unit sekolah unggul daerah, salah satunya SMA 12 Kendari yang memiliki lahan luas 4 hektare dan profil tenaga pendidik yang sudah terverifikasi unggul.

Prestasi ini melengkapi rapor hijau Dikbud Sultra yang juga berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam perolehan dana revitalisasi sekolah sebesar Rp142,7 miliar. Strategi Gubernur Andi Sumangerukka yang mengedepankan dana hibah pusat (APBN) terbukti efektif mempercepat perbaikan sekolah tanpa harus membebani APBD secara berlebihan.

Capaian ini mempertegas posisi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka sebagai provinsi yang paling progresif dalam melakukan revolusi infrastruktur pendidikan di awal tahun 2026. (red)

53 / 100 Skor SEO