KONAWE – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (11/1/2026) malam. Akibat musibah ini, sebanyak 68 unit rumah warga di 4 kecamatan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin dan tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, wilayah terdampak meliputi 14 desa dan 1 kelurahan. Tak hanya perumahan, sektor ekonomi warga yang sebagian besar juga nelayan terpukul setelah 16 unit perahu rusak dan 2 lainnya dinyatakan hilang.

“Kecamatan Soropia menjadi wilayah yang paling parah terdampak dengan 84 KK atau sekitar 314 jiwa yang merasakan dampak langsung,” ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Konawe, Alfrida, Rabu (14/1).

Merespons kondisi darurat tersebut, Bupati Konawe Yusran Akbar bergerak cepat meninjau lokasi bencana di Kecamatan Soropia pada Selasa (13/1). Tak hanya sekedar berkumpul, Bupati Yusran terlihat duduk bersimpuh dan berbincang akrab dengan para korban di tenda pengungsian.

Dalam suasana penuh empati, sesekali tawa pecah saat Bupati Yusran memberikan guyonan ringan untuk menghibur warga yang tengah berduka karena kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

“Pemerintah Kabupaten Konawe bergerak cepat dan turun langsung memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Musibah ini harus kita hadapi bersama,” tegas Bupati Yusran sambil menyerahkan bantuan darurat logistik.

Bupati yang didampingi Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya dan Sekda Ferdinand ini menyalurkan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari beras, mi instan, minyak goreng, hingga selimut dan pakaian layak pakai.

Berikut adalah wilayah yang terdampak bencana cuaca ekstrem di Konawe:

  1. Kecamatan Soropia : (Terparah) Kel. Toronipa, Desa Saponda, Saponda Laut, Leppe, Sorue Jaya, Waworaha, Mekar, Bokori, Tapulaga, dan Atowatu.

  2. Kecamatan Lalonggasumeeto: Desa Wawobungi dan Desa Rapambinopaka.

  3. Kecamatan Kapoiala: Desa Muara Sampara dan Desa Lalimbue.

  4. Kecamatan Anggalomoare: Desa Galu.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang ditaksir cukup besar. Pihak BPBD bersama petugas teknis kini tengah fokus melakukan perbaikan jaringan listrik dan pembersihan material pohon yang menimpa rumah-rumah warga. (red)

12 / 100 Skor SEO