Kendari – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Konawe melakukan langkah strategi untuk memperkuat implementasi Satu Data Indonesia.

Keduanya melakukan konsultasi teknis terkait pemanfaatan Application Programming Interface (API) pada Web Satu Data Kabupaten Konawe di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (26/1).

Agenda utama dalam pertemuan tersebut membahas upaya peningkatan integrasi, interoperabilitas, serta sinkronisasi data.

Melalui pemanfaatan teknologi API, sistem yang diharapkan pada Web Satu Data Kabupaten Konawe dapat terhubung secara otomatis dengan sistem data sektoral, khususnya data statistik yang dikelola oleh BPS, guna menjamin ketersediaan data yang akurat dan mutakhir.

Selama kegiatan berlangsung, tim Diskominfo dan Bappeda Konawe menerima penjelasan mendalam mengenai aspek teknis pengelolaan data. Hal ini mencakup mekanisme pemanfaatan API, standarisasi data, pengelolaan metadata, hingga tata kelola data statistik agar sesuai dengan prinsip yang ditetapkan secara nasional.

Pihak BPS Provinsi Sulawesi Tenggara juga memberikan masukan strategi agar pengelolaan dan penyajian data di Kabupaten Konawe menjadi lebih efisien.

Dengan sistem yang terintegrasi, data pembangunan yang diharapkan dapat lebih mudah diakses, baik oleh jajaran perangkat daerah hingga kebijakan kepentingan maupun oleh masyarakat luas sebagai bentuk transparansi.

Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola data daerah sebagai landasan perencanaan pembangunan yang berbasis fakta atau kebijakan berbasis bukti . Kolaborasi antara Diskominfo, Bappeda, dan BPS ini menjadi kunci penting dalam mewujudkan ekosistem Satu Data Konawe yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan. (red)

16 / 100 Skor SEO