Kendari – Pihak BLUD UPTD Puskesmas Poasia terus bergerak menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kendari.

Kali ini, sasarannya adalah para pelajar di SMA 2 Kendari, Selasa 20 Januari 2026.

Kepala Puskesmas Poasia, Asmawati, SKM., M.KM., turun langsung memberikan sosialisasi terkait kesehatan lingkungan dan pencegahan DBD.

Ia meminta para siswa tidak abai terhadap kebersihan di sekitar mereka.

“DBD ini bisa kita cegah, kuncinya satu: kita harus peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Asmawati di hadapan para siswa SMA 2 Kendari, Selasa (20/1/2026).

Asmawati mendorong para siswa untuk menjadi agen perubahan (agent of change).

Tak hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan rumah masing-masing. Para siswa diharapkan berperan sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri.

“Siswa harus jadi Jumantik bagi diri sendiri dan keluarga. Ingat, jangan buang sampah sembarangan dan segera lapor jika melihat ada genangan air yang berpotensi jadi sarang nyamuk,” tegasnya.

Ia juga menitipkan pesan mendalam bagi para generasi muda ini.

Menurutnya, kepedulian satu orang siswa bisa berdampak besar bagi keselamatan orang banyak.

“Satu siswa peduli, seribu nyawa terlindungi. Jika siswanya sehat, maka bangsanya akan kuat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, tim Puskesmas Poasia juga memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Para siswa tampak antusias mengikuti arahan dan berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah demi mencegah penularan penyakit. (red)

61 / 100 Skor SEO