KONAWE SELATAN – Suasana di Desa Awunio, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mendadak mencekam pada Selasa dini hari (13/1/2026) pukul 01.07 WITA.
Warga setempat berhasil melumpuhkan seekor buaya raksasa berukuran ±7 meter dengan lebar 1,5 meter yang selama ini menghantui masyarakat.
Penangkapan dramatis ini terjadi tepat pada peringatan malam ke-7 meninggalnya Almarhum Rafli, siswa kelas 2 SMP yang menjadi korban serangan buaya di pinggir kali Desa Awunio beberapa waktu lalu.
Didorong rasa penasaran dan keresahan yang memuncak, warga berinisiatif menurunkan pancing dengan umpan satu ekor ayam utuh.
Predator raksasa tersebut akhirnya tak berkutik setelah menyambar umpan dan langsung dikepung oleh puluhan warga.
“Rencananya buaya tersebut akan dibawa ke Rawa Aopa di Kecamatan Angata, Kabupaten Konsel,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi penangkapan.
Di tengah kabar penangkapan di Kolono, masyarakat Sulawesi Tenggara kembali diresahkan dengan beredarnya rekaman video yang menunjukkan penampakan dua ekor buaya di lokasi berbeda.
Video tersebut memperlihatkan 2 ekor predator air sedang muncul di sekitar Jembatan Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara.

Kondisi air yang berwarna keruh kecokelatan dalam video tersebut menambah kesan bahaya bagi warga yang melintas atau beraktivitas di sekitar sungai.
Belum dipastikan apakah buaya di Konawe Utara tersebut memiliki keterkaitan dengan habitat buaya di Kolono, namun warga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. (red)


Tinggalkan Balasan