Kendari – Industri film kreatif di Kota Kendari semakin bergairah.
Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap film lokal terbaru berjudul ‘Arwah Pue Tuko’.
Salah satu dukungan nyata datang dari keluarga besar Sabeni Hoa.
Mereka turut meramaikan pemutaran film tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan kerja keras para artis serta kru film lokal Kendari.
“Alhamdulillah, kami dari keluarga Sabeni Hoa turut meramaikan film lokal Kendari ‘Arwah Pue Tuko’. Ini adalah bentuk dukungan kami untuk artis-artis lokal kita,” ujar perwakilan keluarga Sabeni Hoa dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Keluarga Sabeni Hoa berharap, dengan adanya dukungan langsung dari masyarakat, para sineas dan aktor lokal Kendari tidak berhenti berkarya.
Mereka meyakini bahwa potensi talenta di Sulawesi Tenggara tidak kalah bersaing dengan level nasional.
“Insya Allah ke depannya karya-karya anak daerah bisa lebih bagus lagi dan terus berkembang,” tambahnya.

Film ‘Arwah Pue Tuko’ menceritakan sebuah kampung yang dikenal angker. Sosok “Pue Tuko” atau arwah kakek bertongkat muncul setelah terjadi rentetan kekacauan di kampung tersebut.
Puncaknya, munculnya sosok “Nenek Tongkat” yang mulai mengambil tumbal satu per satu, menciptakan teror sekaligus gelak tawa melalui bumbu komedinya.
Tak hanya sekadar horor, film ini menjadi sarana edukasi budaya. Penonton akan disuguhkan visualisasi permainan zaman dulu serta penggunaan bahasa daerah Tolaki yang autentik.
Unsur tradisi seperti Mosehe Wonua (upacara penyucian negeri) menjadi bagian penting dalam alur cerita.
Dukungan dari komunitas seperti Keluarga Sabeni Hoa diharapkan menjadi pemantik bagi warga Kendari lainnya untuk memadati Bioskop Hollywood.
Dengan menonton karya lokal, masyarakat turut membantu ekosistem kreatif daerah agar terus berkembang dan mampu bersaing di kancah nasional.
Jangan lewatkan keseruannya, saksikan ‘Arwah Pue Tuko’ hanya di Bioskop Hollywood Kendari!. (red)


Tinggalkan Balasan