KENDARI – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas aksi kriminalitas yang meresahkan warga. Kali ini, dua pria spesialis pencurian motor dan pembobol kios berhasil diringkus dalam sebuah operasi senyap di kawasan Kelurahan Lepo-Lepo, Rabu (28/1/2026).

Kedua, pelaku masing-masing berinisial AR (29) dan seorang remaja di bawah umur berinisial DA (16), tak berkutik saat polisi mengepung persembunyian mereka sekira pukul 03.00 WITA dini hari di Kecamatan Baruga.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau , mengungkapkan salah satu aksi terakhir para pelaku menyasar sebuah kios milik seorang pelajar asal Kabupaten Muna di kawasan Lepo-Lepo.

Modusnya, kedua pelaku datang pada malam hari dan merusak paksa pintu warung. AR bertindak sebagai eksekutor yang merusak gembok menggunakan kunci L, sementara DA bertugas menjaga di sekitar lokasi agar aksi mereka tidak mengganggu warga.

“Di lokasi tersebut, mereka berhasil menggasak mesin kasir yang berisi uang tunai sebesar Rp2.257.000. Setelah uang diambil, para pelaku meninggalkan lokasi begitu saja dalam kondisi warung terbuka,” ungkap AKP Welliwanto Malau, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan hasil interogasi, uang jutaan rupiah hasil kejahatan tersebut telah dibagi rata. AR menggunakan bagiannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan selembar baju kaos. Sementara sang pencerahan, DA, menggunakan uang bagiannya untuk membeli satu unit ponsel merk OPPO.

Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi melakukan pendalaman. Ternyata, kedua pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pimpinan AF yang sebelumnya telah diamankan petugas.

Jejak kriminalitas duo pencuri ini ternyata cukup panjang. Mereka mengakui telah beraksi di sedikitnya 14 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah hukum Polresta Kendari.

“Rinciannya terdiri dari 6 TKP curanmor dan 8 TKP pembobolan kios atau rumah warga. Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas mantan Kapolsek Mandonga tersebut.

Keberhasilan Buser77 ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kembali bagi para pedagang dan pemilik warung di Kota Kendari yang selama ini merasa waswas dengan aksi pembobolan yang kian marak. (RED)

9 / 100 Skor SEO