KENDARI, – Di bawah temaram lampu jalan di sekitar sebuah hotel di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kendari, Selasa (23/12/2025) malam, gerak-gerik dua pemuda berinisial LZA (25) dan HLR (24) memantik kecurigaan petugas.

Pukul 20.00 Wita, saat tim Buser 77 Polresta Kendari melakukan patroli rutin, keduanya tertangkap tangan sedang menjemput paket narkotika jenis sintetis atau “sinte” seberat 0,8 gram.

Kasus ini menjadi potret nyata bagaimana narkotika kini hanya berjarak satu ketukan layar dari ujung jari generasi muda. Melalui transaksi senilai Rp50.000, “sinte” tersebut berpindah tangan setelah dipesan melalui platform media sosial Instagram.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari patroli kewilayahan guna menjaga keamanan kota. Petugas mendapati kedua pemuda tersebut tampak sibuk mencari sesuatu di lokasi yang diduga sebagai tempat penyimpanan paket atau sistem “tempel”.

Setelah digeledah, polisi menemukan paket kecil berisi narkotika yang rencananya akan mereka konsumsi sendiri di kediaman mereka. Selain barang bukti zat terlarang, polisi menyita dua unit telepon genggam yang menjadi pintu masuk transaksi digital tersebut.

“Keduanya mengaku memperoleh narkotika tersebut dengan cara memesan melalui media sosial Instagram. Identitas akun penjual sudah kami kantongi dan masih kami dalami untuk pengembangan kasus,” ujar AKP Welliwanto, Rabu (24/12/2025).

Fenomena peredaran narkotika melalui media sosial menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum di Sulawesi Tenggara. Penyelidikan kini difokuskan untuk mengungkap jaringan yang memanfaatkan anonimitas media sosial guna menggaet pengguna dari kalangan pemuda dengan harga yang relatif terjangkau.

Saat ini, LZA dan HLR telah berada di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses pembinaan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini kembali memberikan peringatan keras bagi para orang tua dan masyarakat bahwa ancaman narkotika kini menyusup melalui sarana komunikasi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari: telepon genggam. (red)

51 / 100 Skor SEO