KENDARI,  – Menandai hari jadi ke-22 Kabupaten Bombana dan Kabupaten Wakatobi, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) senilai total Rp 400 juta. Penyaluran bantuan ini diarahkan untuk memperkuat sarana ibadah, ruang publik ramah anak, serta penguatan sektor produktif masyarakat pesisir dan agraris.

Direktur Utama Bank Sultra menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan komitmen bank milik daerah tersebut untuk berkontribusi langsung pada pembangunan infrastruktur sosial dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara.

Dari total dana tersebut, Kabupaten Bombana menerima alokasi sebesar Rp 250 juta, sedangkan Kabupaten Wakatobi mendapatkan bantuan senilai Rp 150 juta.

Penyaluran bantuan di Kabupaten Bombana diserahkan secara simbolis setelah Upacara Peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana di Lapangan MTQ, Kamis (18/12/2025). Penyerahan dilakukan oleh Direktur Kepatuhan Bank Sultra Taufiq Akbar kepada Bupati Bombana Burhanuddin.

Alokasi bantuan di wilayah ini difokuskan untuk mendukung kriteria Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyediaan ruang publik yang inklusif. Dana sebesar Rp 150 juta dialokasikan untuk pembangunan Taman Bermain Ramah Anak yang berlokasi di Alun-Alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bombana.

Selain ruang publik, Bank Sultra juga menyasar sektor keagamaan dengan menyalurkan Rp 100 juta untuk pembangunan Masjid Syekh H. Syamsuddin di Desa Rahadopi. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana ibadah warga setempat yang sebelumnya dinilai kurang memadai.

Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Wakatobi diarahkan untuk mendukung produktivitas petani dan nelayan sebagai pilar ekonomi daerah. Langkah ini sejalan dengan strategi Bank Sultra untuk memastikan dana CSR memiliki dampak ekonomi yang berkelanjutan, tidak sekadar bersifat karitatif.

Direktur Kepatuhan Bank Sultra Taufiq Akbar menyatakan, penyaluran CSR pada momen hari ulang tahun daerah merupakan tradisi perusahaan untuk mempererat hubungan dengan pemerintah kabupaten selaku pemegang saham sekaligus mitra strategis.

“Kami berharap bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, baik dalam aspek spiritual melalui pembangunan masjid, maupun aspek sosial-ekonomi melalui penyediaan fasilitas publik dan dukungan produktivitas warga,” ujar Taufiq.

Hingga akhir tahun 2025, Bank Sultra terus mendorong berbagai program kemitraan yang menyentuh sektor-sektor mendasar. Transformasi yang dilakukan bank daerah ini tidak hanya berfokus pada kinerja finansial, tetapi juga pada penguatan fungsi sosial di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. (red)

67 / 100 Skor SEO