Jakarta – Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, menunjukkan ekspresi tenang dengan senyum tipis saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (27/8). Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) itu baru saja menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK.
Saat keluar, Abdul Azis terlihat mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Penahanan dirinya merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK. Ia diduga terlibat dalam penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digunakan untuk proyek RSUD di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Ekspresi tenang Abdul Azis ini menjadi sorotan di tengah statusnya sebagai tersangka yang dijerat oleh lembaga antirasuah. Selain dirinya, KPK juga menahan empat tersangka lain dan mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 200 juta dalam operasi tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai hasil pemeriksaan terhadap Abdul Azis. Namun, publik menyoroti sikap santai sang bupati di tengah jerat kasus korupsi yang membelitnya. (red)
- abdul azis
- Bupati Kolaka Timur Diperiksa Lanjutan di KPK
- Bupati Kolaka Timur Justru Tersenyum
- Bupati Kolaka Timur Tebar Senyum Walau Pakai Rompi Oranye
- Bupati Kolaka Timur Terlihat Santai di KPK
- Bupati Kolaka Timur Tersenyum Tipis di KPK
- Diduga Korupsi DAK
- Diperiksa KPK
- Ekspresi Tenang Bupati Kolaka Timur di Tengah Jerat Kasus Korupsi
- Korupsi Dana RSUD
- Penyidikan Lanjutan Kasus Korupsi RSUD
- Rompi Oranye dan Senyum Tersangka Abdul Azis di Gedung Antirasuah
- Rompi Oranye Tak Lunturkan Senyum Bupati Kolaka Timur di Gedung KPK
- Senyum Tahanan Bupati Kolaka Timur Saat Keluar Gedung KPK
- Tertangkap Tangan Korupsi


Tinggalkan Balasan